Tampilkan postingan dengan label Alat Pengolah Sampah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alat Pengolah Sampah. Tampilkan semua postingan
Selasa, 13 Agustus 2013 0 komentar

Jual Bak Sampah Fiberglass



Bak Sampah Teletubis

Panjang : 50 cm
Lebar     : 55 cm
Tinggi    : 140 cm
Berat      : 8 kg
Bahan     : Fibreglass
Finishing : Cat Duco & Vernish Blinken

Rp.1.500.000,-/bj

Rp.5.400.000,-/set
Bak Sampah Katak

Panjang : 60 cm
Lebar     : 60 cm
Tinggi    : 80 cm
Berat      : 8 kg
Bahan     : Fibreglass
Finishing : Cat Duco & varnish Blinken

Rp.1.500.000,-
Bak Sampah Kura-kura

Panjang : 60 cm
Lebar     : 60 cm
Tinggi    : 110 cm
Berat      : 9 kg
Bahan     : Fibreglass
Finishing : Cat Duco & Vernish Blinken

Rp.1.500.000,-
Selasa, 21 Mei 2013 0 komentar

Teknik membuat kompos


Kompos merupakan hasil fermentasi atau dekomposisi dari bahan-bahan organik seperti tanaman, hewan, atau limbah organik lainnya. Kompos yang digunakan sebagai pupuk disebut pupuk organik karena penyusunnya terdiri dari bahan-bahan organik.

 
 
 
 
Alat dan Bahan:
  1.  Bak Pengoposan berfungsi agar bahan kompos tidak tercecer dan berserakan dan juga dengan memakai bak proses pembalikan dan pengontrolan jadi lebih mudah Ukuran Bak pengomposan panjang 1,5m x lebar 1m x tinggi 1m Bahan terbuat dari kayu atau bambu dengan syarat Aerasi  baik sehingga oksigen dapat masuk kedalam bahan dan Drainase yang baik
  2. Cerobong; terbuat dari pipa pralon 4” dengan panjang 1,5m dan telah diberi lobang kecil
  3.  Alas; terbuat dari balok atau anyaman bambu dengan ukuran panjang 1,5m x lebar 1m x tebal 6cm
  4.  Tutup; terbuat dari triplek atau anyaman bamboo berukuran 1,5m x 1m
  5. Sekop
  6. Cangkul Garu
  7.  Alat Pengayak terbuat dari kasa berukuran 5/7
  8. Sepatu Boat
  9. Parang / mesin perajang
  10. Tempat pengumpul sampah/ daun
  11. Selang dan Sprayer
  12. Termometer

Tahapan-tahapan Pembuatan Kompos
  1.  Pemilihan bahan, bahan yang baik dan sesuai akan mempercepat proses pembuata kompos.
    Syarat bahan yang baik 
     - Rasio C/N - Tidak mengandung Zat kimia yang membahayakan  - Tidak mengandung bibit penyakit seperti virus, bakteri atau cendawan - Berbau normal dan tidak menarik binatang 
  2. Perajangan; bahan kompos dirajang dengan ukuran 1-7cm.
    perajangan bisa memakai parang atau mesin perajang, semakin kita merajang kecil-kecil maka semakin cepat proses pembuatan komposnya 
  3. Penyusunan bahan di dalam bak pengomposan a. Pasang alas bak·
     
    b. Isi  bak sampai setengah 
    ·         Siram dengan air ·         c. Pasang atau letakan cerobong dengan  mendatar ·         d. Isi kembali sampai penuh ·         e. Siram tapi dengan catatan jangan terlalu basah
  4. Perlakuan saat proses pembuatan kompos ·       Suhu bahan akan meningkat pada 24 jam pertama sampai 65’C, biarkan sampai 2-4 hari dengan tujuan untuk membunuh pathogen, cendawan dan gulma.
    Jangan biarkan lebih dari 4 hari karena akan membunuh mikroorganisme yang menguraikan bahan jadi kompos 
    ·        Pemeliharaan dilakukan dengan cara mengontrol suhu dan kelembaban bahan kompos.
    Setelah 4 hari bolak balikan bahan agar suhu menjadi turun sekitar 45-60 C dengan kelembaban 40-50%.
    Pengontrolan suhu selanjutnya dilakukan 3 hari sekali disertai dengan membolak-balik bahan dan jika diperlukan dilakukan penyiraman apa bila suhu terlalu tinggi 
    Setelah 45 hari bahan akan berubah warna menjadi hitam kecoklatan dan volume bahan akan merosot sampai ½ nya ·         Proses Pematangan; tahap ini dilakukan 14 hari setelah pemeliharaan. Proses ini dilakukan saat : Bahan menyerupai tanah Suhu sudah lebih rendah dari 45 C Penyusutan sampai 50% 
  5. Pengayakan; dilakukan dengan memakai kawat kasa dengan ukura 1mm x 1mm sampai 5mm x 5mm

Cara membuat kompos dengan EM4 (unaerobik)
EM4 atau effective microorganism 4 adalah suatu cairan yang terdiri dari berbagai macam kultur mikroorganisme yang bermanfaat seperti bakteri fotosintetis, bakteri asam laktat, ragi, actinomycetes dan jamur peragian.

Alat dan Bahan
  1. Alas sebaiknya menggunakan lantai semen
  2. Terpal / Plastik
  3. EM4
  4. Canggul garu
  5. Sekop
  6. Pengayak
  7. Sepatu Boat
  8. Sarung tangan
  9. Parang/ mesin perajang
  10. Sprayer

Tahapan proses pembuatan kompos memakai EM4 
Adalah sebagai berikut
  1. Memilih Bahan kompos : Pilih bahan yang relative lunak Rasio C/N tinggi Tidak mengandung zat berbahaya  

  • Perajangan bahan kompos; semakin kecil semakin baik dalam proses pembuatan kompos
    dalam perajangan bisa menggunakan parang bisa juga dengan mesin perajang
  • Pengaktifan EM4 dengan cara
    - Campurkan EM4 1cc dengan 1ltr air dan 1gram gula
    - Aduk sampai merata
    - Biarkan 24 jam
    - EM4 siap digunakan
  • Pencampuran Serbuk gergaji
    Campurkan sebuk gergaji dengan bahan kompos, aduk sehingga merata
  • Penambahan Stater
    - Hamparkan terpal diatas lantai
    - Masukan Bahan kompos
    - Semprotkan EM4 aktip kedalam bahan aduk merata
    - Jaga kelembaban 30-40%
  • Proses Permentasi
    - Tutup rapat Terpal dengan cara dilipat atau bisa juga dengan cara memasukan bahan yang telah diaduk kedalam tong plastik
    - jaga suhu 35-45 C
    - Waktu fermentasi sekitar 3-4 hari
    - Setelah 4 hari buka dan cium baunya bila tercium seperti ragi/ tape maka kompos telah jadi bokasi
  • Penjemuran
    Jemur bokasi di tempat terlindung dari sinar matahari langsung
    Tunggu sehingga kering lamanya tergantung
    Bokasi siap digunakan.
  • Sabtu, 04 Mei 2013 0 komentar

    Genset Biogas BioElektrik

    Genset Biogas BioElektrik ( Electrical Machine) BG 1000 W
    Biogas merupakan campuran methan ( CH4) , karbondioksida ( CO2) dan gas lainnya yang didapat dari hasil penguraian material organik, yakni semua material berasal dari makhluk hidup, ( seperti kotoran hewan, kotoran manusia/ feces, sampah sisa makanan, sampah sisa pertanian, semua tumbuhan) oleh bakteri pengurai metanogen pada sebuah biodigester. Untuk menghasilkan biogas, dibutuhkan pembangkit biogas yang disebut biodigester.

    Proses penguraian material organik terjadi secara anaerob ( tanpa oksigen) . Biogas terbentuk pada hari ke 4 – 5 sesudah biodigester terisi penuh, dan mencapai puncak pada hari ke 20 – 25. Biogas yang dihasilkan oleh biodigester sebagian besar terdiri dari 50 – 70% metana ( CH4) , 30 – 40% karbondioksida ( CO2) , dan gas lainnya dalam jumlah kecil.

    Aneka gas ini, dengan teknologi biolistrik ( biotrik) , seperti menggunakan genset biogas BioElektrik, bisa dirobah menjadi energi listrik.

    BioElektrik Genset Biogas BG 1000 W berbahan bakar biogas ini akan merupakan kelengkapan bagi digester dalam mengolah sampah dan aneka bahan organik guna merobahnya menjadi energi listrik.

    Genset modifikasi ini sesuai ( compatible) untuk digester kapasitas 3000 L ( BD 3000L) , menyediakan listrik dengan daya 1000 watt hingga 2000 watt. Pilihan penggunaan biogas sebagai tenaga listrik, disamping secara konvensional sebagai bahan bakar panas akan mendukung rumah tangga dan unit peternakan serta kegiatan lain yang menghasilkan sampah. Penimbul sampah organik ( tinja/ feces, sisa masakan, sisa makanan/ food waste, kotoran ternak sapi maupun ayam) pada rataan 1 m3/ hari akan sesuai bagi genset BioElektrik BG 1000 W ini.

    Kini, penimbul sampah organik ( restoran, food beverages hotel, peternak, restoran) tidak perlu membeli bensin premium/ solar maupun membayar listrik bagi perolehan daya hingga 1000 W. Cukup memakai BioElektrik BG 1000W ditambah kelengkapan digester penghasil biogas BD 3000 L, listrik dengan 1000 watt akan segera dinikmati tanpa biaya mahal, cukup menyediakan sampah organik secara disiplin.

    Spesifikasi Kisaran generator set :
    Daya Gas dinilai: 1kW ( 1000 w) ,
    Nilai frekuensi ( HZ) : 50/ 60,
    Tegangan ( V) : 220 ( adjustable) ,
    Faktor daya ( COSÆ ) : 0, 8 Lagging,
    Koneksi: 3 phase/ 4lines,
    gas rasio konsumsi ( m3/ kWh) : 0, 30 m3/ kWh,
    Bahan Bakar: Methane gas > 70% , jam operasi terus-menerus ( jam) : 4 Jam.

    HargaRp.7.950.000,-
    Cara PembayaranTransfer Bank (T/T)
    JumlahPer 1 unit
    Kemas & PengirimanPalet Kayu
    Negara AsalIndonesia
    Jumat, 03 Mei 2013 0 komentar

    Mesin Pengolah Sampah Biophoskko®


    Biophoskko® Electrical Rotary Klin RKE-1000L
    Rotary Klin Elektrik Biophosko® RKE-1000 L berdimensi PLT [ Tinggi= 190 cm, lebar = 155 cm dan Panjang= 290 cm) terbuat dari bahan fiber resin, elektro motor 3 PK dan peralatan aerasi lainnya. Alat Mesin Rotary Klin RKE-1000L ini merupakan solusi penanganan sampah sampah organik seperti sampah rumah tangga, pasar, pabrik, restoran, hotel, serta sampah domestik dari suatu komplek perumahan/ estate. Kategori sampah organik atau yang bisa terurai ( degradable) meliputi: sisa makanan, kertas, sisa ikan dan duri ikan, kulit buah-buahan, potongan sayuran, lumpur, dll. Bahan organik dapat juga diartikan semua material yang berasal dari makhluk hidup meliputi hewan, manusia dan tumbuhan.

    Merubah sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat seperti kompos, akan berguna dalam memelihara kesuburan tanah, menambah lapisan humus tanah, mengikat tanah berderai dan sebagai pasokan hara atau nutrisi bagi tanaman di sekitar lingkungan sendiri seperti taman di perumahan, hotel, restoran, dan lingkungan RW. Kompos dapat juga dijual ke petani, atau konsinyasi ke pedagang tanaman hias sepanjang jalan di perkotaan, pemilik taman, kalangan hobies tanaman dan bunga serta pengusaha perkebunan.

    Sederhana dan mudah dalam pengaplikasiannya, tinggal siapkan sampah organik sebanyak 3 m³ atau setara dengan berat 1 ton. Sampah harus dibuat ukuran kecil-kecil ( sekitar 10-15 mm) dengan cara dirajang, dicacah atau di choper menjadi seukuran dengan sampah dapur ( rumah tangga, hotel dan restoran) yang memang pada umumnya sudah berukuran kecil. Masukan bahan kompos -sampah organik- ke dalam wadah pencampuran seperti container atau bak tembok persegi empat atau langsung kedalam tabung reaktor Komposter ( Rotary Klin Elektrik) . Di tempat lain, siapkan larutan mikroba probiotik Green Phoskko® ( yakni konsorsium bakteri aktinomycetes- spesies aktinomyces naeslundii, Lactobacillus spesies delbrueckii, Bacillus Brevis, Saccharomyces Cerevisiae, ragi, dan jamur serta Cellulolytic Bacillus Sp) sebanyak 1 kg atau 4 Pack @ 250 gram ( 1 permil dari bahan sampah 1 ton) , juga tambahkan Molases ( tetes tebu) atau gula pasir sekitar 9 sendok makan dan larutkan dalam air sebanyak 10-20 liter. Aduk hingga merata dan simpan 2-4 jam agar organic decomposer Green Phoskko® ( GP-1) ini terlarut secara merata. Setelah diperkirakan terlarut, siramkan larutan Green Phoskko® decomposer Activator Kompos- keatas tumpukan sampah organik dalam komposter.

    Kemudian campurkan penggembur ( bulking agent) Green Phoskko® sebanyak 30 kg ( 3 persen % dari bahan sampah) dan aduk hingga merata dengan cara menghidupkan ( On/ Off) mesin penggerak ( engine) rotary - yang menggerakkan gear memutar Rotary, mengaduk isi adonan bahan kompos, selama 15 menit/ sekali. Lakukan pembalikan adonan bahan kompos sebanyak 5 kali sehari dengan cara sama menghidupkan penggerak ( engine) . Fungsi pembalikan agar terjadi pencampuran secara merata dan menaikan homogenitas aneka bahan serta meningkatnya aerasi - yakni bertambahnya oksigen kedalam rongga bahan kompos.

    Setelah 1 - 2 hari kemudian akan terjadi reaksi panas, jika diukur dengan menggunakan thermometer akan berada pada kisaran temperatur 30 sampai 50 derajat celcius. Jika suhu diatas 55 derajat Celcius, lakukan penggembosan udara ( oksigen) dengan cara menggunakan tangan untuk memutar exhaust fan -yang ada disisi alat mesin ini agar suhu terjaga pada temperatur 30 sampai maksimal 50 derajat celcius suatu kondisi suhu mesofilik - yang baik bagi bekerjanya konsorsium mikroba. Hingga hari ke 3 sampai ke 5, reaksi dekomposisi tersebut umumnya akan terjadi kenaikan suhu dengan tanda-tanda Bio Komposter panas ( hingga 70 derajat Celcius) serta keluarnya sedikit uap, dan lakukan lagi penggembosan udara dengan cara memutar aerator ( exhaust fan) setiap kali sebelum suhu udara melewati 55 derajat celcius. Pada hari ke 5 sampai ke 7 jika diukur suhunya sudah dibawah 30 derajat C atau dianggap sudah dingin dan suhu normal, keluarkan bahan adonan kompos dari dalam komposter dan simpan di tempat teduh serta tutup dengan karung kemasan ( PE) hitam untuk diangin-anginkan, dapat juga dimasukan dalam karung PE atau Goni dan ditumpuk di tempat yang teduh.

    Sekitar 7 hari kemudian, bahan kompos akan kering dan gembur. Ayak hingga terpisahkan antara butir lolos mess 10 mm dengan bahan ukuran besar. Gundukan butiran kecil masukan kedalam kemasan sesuai yang direncanakan. Kini anda memiliki kompos buatan anda sendiri untuk siap dipasarkan atau dijual maupun langsung digunakan bagi tanaman pekarangan anda.

    Komposter Rotary Klin RKE-1000 L bermotor dioperasikan secara komersil sebagai Instalasi Pengolahan Kompos Kota ( IPKK) pada Tempat Pembuangan Sampah Sementara ( TPS) , pasar induk, lingkungan perumahan, kelurahan dan bisa juga dipindah sesuai keperluan ( mobile) . IPKK dengan alat mesin Komposter Rotary Klin bermotor engine ini akan memberi pendapatan bagi siapapun yang ingin memanfaatkan sampah kota di sekitar tempat tinggalnya seperti pensiunan, perusahaan, hotel, restaurant, koperasi karyawan, koperasi pasar, pengusaha UKM dan siapapun yang berminat melakukan usaha kompos dengan memanfaatkan sampah kota khususnya. Beberapa contoh penggunaan skala besar menggunakan beberapa unit alat Komposter ini antara lain yayasan Itikurih Kab Bandung, Dinas Lingkungan Hidup Majalengka, Dinas Lingkungan Hidup Bekasi, Bapedalda Donggala Sulawesi Tengah, Dinas Kebersihan Prov Maluku, Papua dan pengusahaan secara komersial di Kutai Barat, Mc Dermott Batam, PT Bridgestone di Bekasi, PT Gudang Garam Tbk, PT. Aneka Tambang di Halmahera Selatan, Perusahaan perkebunan di Balikpapan, Perusahaan PMA Korea di Papua, Pertamina RU Cilacap, Pertamina RU Plaju, dll.

    Rotary Kiln Biophoskko® ini dirancang khusus bagi keperluan menyediakan alat media bagi pengaturan jumlah masukan oksigen ( aerasi) dan menjaga kelembaban, PH dan temperatur ( suhu) tertentu agar aneka bakteri populasi tinggi ( 10 pangkat 8) - dalam aktivator Green Phoskko ( GP-1) - dapat bekerja efektif dan efisien mengurai material organik. Sebagaimana diketahui, setiap jenis bakteri memiliki karakter berbeda dan juga kebutuhan khusus untuk mampu mendekomposisi material agar cepat, berkualitas dan higienis. Dengan demikian, bagi berjalannya pengomposan sesuai dengan standar teknologi Phoskko ( penguraian cepat, higienis, menghasilkan kompos berkualitas, bebas penyimpangan dari timbulan ulat dan bau) , maka penggunaan paket lengkap alat dan aktivator Green Phoskko® ( GP-1) serta penggembur ( organic atau bulking agent) Green Phoskko® ( GP-2) sangat direkomendasikan* )

    Harga
    Rp 21.500.000
    Cara Pembayaran
    Transfer Bank (T/T), Tunai
    Jumlah
    Per 1 Units
    Kemas & Pengiriman
    Wood Palette
    Negara Asal
    Indonesia
    0 komentar

    Mesin Pengolah Sampah Rotary Kiln Otomatis


    Rotary Kiln Otomatis ( Automatic Rotary Kiln) ARK 1000L
    Mesin otomatis Rotary Kiln ( ARK-1000L) Biophoskko® dengan dimensi ( tinggi = 180 cm, lebar = 165 cm, panjang = 280 cm) terbuat dari logam, serat fiber resin, peredam, outlet terminal untuk motor 1 fasa atau 3 fasa, terminal outlet untuk listrik kipas ( exhaust fan) , katup listrik 2 pcs, sensor suhu, panel kontrol, dan peralatan aerasi lainnya. ARK-1000L merupakan solusi tepat dan sempurna untuk memproses berbagai jenis bahan organik menjadi kompos, yakni material yang memiliki sifat seperti halnya tanah atau humus, yang sangat penting guna memulihkan siklus materi dalam ekosistem.

    Berbagai jenis bahan organik yang dapat diproses pada mesin ini adalah semua bahan limbah yang berasal dari makhluk hidup seperti sampah rumah tangga ( foodwaste, tinja, urin, sampah halaman) dan limbah pertanian ( sisa tanaman, ranting dan kayu kecil, serbuk gergaji, kayu chip) , limbah ternak ( kotoran, sisa pakan, limbah pakan, daging hewan dan ikan) dan bahan aktivitas kotoran manusia. Kategori sampah organik ( material yang dapat diuraikan) termasuk sisa-sisa makanan, kertas, residu tulang ikan, kulit buah, potongan sayuran, dll) .

    Kemampuan mesin kompos tipe ARK-1000L adalah mengurai bahan organik hanya dalam 5-6 hari menjadi kompos. Proses dekompisisi akan selesai, dan kapasitasnya dapat ditingkatkan lagi dengan cara penambahan sampah maupun bahan organik lainnya.

    Mengubah sampah organik menjadi sesuatu yang berguna untuk pemeliharaan kesuburan tanah dan sebagai penyedia nutrisi bagi tanaman di sekitar lingkungan seperti hotel, restoran, lingkungan publik, hutan, perkebunan, dll Kompos juga dapat dijual secara komersial untuk petani, pemilik taman, kepada semua orang yang memiliki hobi berkebun, keperluan perkebunan, keperluan hobi dan pemulihan lahan pertambangan maupun pembukaan hutan lainnya.

    Sederhana dan mudah untuk menerapkan cara modern dalam pengolahan sampah ini. Siapkan sampah atau aneka jenis material organik 3 m³ ( meter kubik) atau setara berat sekitar 1 ton. Pertama, sampah atau bahan organik harus dipotong-potong kecil ( sekitar 10-15 mm) dengan menggunakan pisau atau mesin perajang atau pencacah. Masukkan langsung ke ARK komposter Rotary Klin. Dalam wadah yang berbeda siapkan 1 kg ( 0, 1% dari berat sampah organik) Green Phoskko ® ( GP-1) aktivator kompos, tambahkan molases atau tetes tebu untuk 9 sendok dan dicampur hingga merata dan simpan selama 2-4 jam. Setelah membuat larutan aktivator, tuangkan Activator Kompos Green Phoskko® ( GP-1) setelah dilarutkan tersebut ke dalam tumpukan material organik dalam komposter.

    Pada hari ke 3 sampai 5 proses dekomposisi memperlihatkan gejala panas ( hingga 70 derajat celcius) , ditandai uap muncul, dan terlalu tingginya suhu akan membuat berputarnya aeration tool secara otomatis setiap kali suhu lebih dari 55 derajat celcius. Pada Hari ke-5 - 7 jika suhu dibawah 30 derajat celcius atau telah dianggap sudah dingin, kran pintu bagi pengeluaran pupuk cair akan terbuka secara otomatis. Setelah cairan dari proses aerobik keluar semua, selanjutnya mengeluarkan kompos padat dari dalam rotary kiln ( komposter) . Simpan di tempat sejuk dan tetap tertutup Dalam beberapa hari kemudian ( 7 hari) , bahan kompos akan kering dan gembur. Saring atau ayak untuk memisahkan berbagai jenis ukuran sesuai keperluan.

    Alat mesin ini memiliki kemampuan khusus:

    1. dapat berjalan secara otomatis bergerak dan memutar berdasar jadwal sesuai keperluan dalam pembuatan kompos, yang dalam hal ini disesuaikan dengan jenis bakteri pengurai misalnya setiap pagi, sore dan malam hari.

    2. membuka dan menutup katup kran untuk melepaskan pupuk organik cair pada hari -5 ( dapat diatur kembali berdasarkan permintaan) .

    3. Kipas listrik ( exhaust fan) dapat menyala otomatis jika suhu dalam komposter lebih tinggi dari keperluan agar bakteri melakukan dekomposisi bahan organik.

    Harga
    Rp 32,500,000,- 
    Cara Pembayaran
    Transfer Bank (T/T)
    Jumlah
    Pack Per 1 Unit
    Kemas & Pengiriman
    Palet Kayu Diurai (CKD)
    Negara Asal
    Indonesia
     
    ;